Kepala Sekolah :
1. Drs. Beatus Halawa : Periode 1997 – 1998
2. Damialus Buaton, S.Pd. : Periode 1998 – 2011
3. Janner Naibaho, S.Pd. : Periode 2011 – 2016
Kepala Sekolah :
1. Drs. Beatus Halawa : Periode 1997 – 1998
2. Damialus Buaton, S.Pd. : Periode 1998 – 2011
3. Janner Naibaho, S.Pd. : Periode 2011 – 2016
Ditulis dalam DATA GURU
SMP St. Fransiskus dengan segala keterbatasan mencoba mencerdaskan bangsa, membangun masa depan para peserta didik untuk lebih cerah. Dengan segala keterbatasan itu pula SMP St. Fransiskus mencoba untuk mandiri, namun dengan keterbatasan itu pula yang membuat SMP St. Fransiskus tertatih-tatih untuk maju.
Ditulis dalam OPINI
Dalam rangka Hari Palang Merah Indonesia, pengurus PMI tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah menyelenggarakan berbagai lomba tingkat pelajar tahun 2009.
Jenis lomba adalah :
1. Mars PMI

2. Penyuluhan

3. Cerdas cermat

4. Melukis.

Dalam kegiatan tersebut SMP Fransiskus ambil semua kegiatan, namun kegiatan yang berhasil adalah JUARA PERTAMA ‘LOMBA PENYULUHAN KAMPUNGKU BEBAS FLU BURUNG’ dengan pemain utama dan pendukung Deygesis Mendrofa, Donni Gilbertho Gultom, Sarlindawati Matondang, Mia Yasinta Bangun dan Irma Yanti Silalahi.
Sementara lomba cerdas cermat hanya menempati juara III dengan peserta yang cukup kreatif dan perlu dibanggakan karena meskipun juara III asiknya tidak kalah seru. Terima kasih kepada Arie, Steven, dan Fernando.
Adapun pesan kegiatan tersebut, mendorong agar siswa menguasai kiat jitu mencegah flu burung dan pencegahannya, serta usaha-usaha yang perlu dilakukan sebelum dan sesudah terjadinya.
Peserta PMI 2009 dari SMP Fransiskus sebanyak 15 orang siswa peserta Lomba Mars PMI, 5 orang siswa peserta Lomba Melukis, 3 orang siswa peserta Lomba Cerdas Cermat, dan 5 orang siswa peserta Lomba Penyuluhan. Lomba dan puncak perayaan berlangsung di Pantai Indah ‘HOLYWOOD’ Pandan pada hari Minggu, 04 Oktober 2009.
Ditulis dalam PROFIL
Tahun anggaran 2009, Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah mengadakan Lomba Cerdas Cermat untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar sebagai acuan dalam mewujud-nyatakan tujuan pendidikan nasional di semua lini termasuk mutu dan lain-lain. Salah satu tolak ukur akan ketercapaian program pendidikan dan pengajaran maka melalui program Dinas Pendidikan yang dituangkan dalam program bidang SMP/SM/PT yang dikepalai oleh bapak Kepala Bidang, Bapak Drs. Kolosse Harahap, dalam sambutannya mendorong dan memotivasi seluruh pelajar se-Kabupaten Tapanuli Tengah untuk senan- tiasa berkompetisi lewat lomba cerdas cermat.
Dalam pelaksanaan lomba, karena SMP Negeri dan swasta se-kabupaten Tapanuli tengah berjumlah lebih dari 40 SMP, maka lomba dibagi pada 2 tahap. Tahap pertama dilaksanakan penyisihan di tingkat wilayah yang dibagi dalam 6 titik (wilayah). Pemenang dari satu wilayah dilombakan pada babak final yang terdiri dari 6 sekolah terbaik di Tapanuli Tengah. Maka untuk wilayah Tukka, Sarudik dan Pandan yang terdiri dari 10 SMP Negeri dan swasta di wakili oleh SMP Fransiskus.
Dan pada babak kedua (Final keluarlah SMP Fransiskus sebagai pemenang mengungguli 5 sekolah lain sebagai perwakilan dari masing masing titik/wilayah. Peserta cerdas cermat tersebut dipimpin Bpk. Janner Naibaho, S.Pd (PKS Kurikulum) dan sebagai pesertanya ialah:
1. Arie Van Diemen Sitinjak
2. Fernando Munte
3. Steven Guido Purba.



Maka kami semua mengucapkan terima kasih atas prestasi ini semoga dapat dipertahankan sebagai acuan meraih cita-cita sehingga seiring dengan yel-yel Arie cs, “Fransiskus is the best “. Sebagai penghujung acara dan pada saat penutupan, Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah melalui bapak Kepala Bidang Drs. Kolosse Harahap menyerahkan biaya pembinaan kepada setiap juara yang bersumber dari biaya/anggaran APBD Kabupaten Tapanuli Tengah. Terima kasih.
Ditulis dalam PROFIL
Kepala Sekolah SMP Swasta Santu Fransiskus semenjak berdiri masih 2 orang, yaitu :
1. Drs. Beatus Halawa
Kepala Sekolah semenjak berdiri pada tahun 1997 s/d tahun 1998 (2 tahun)
2. Damialus Buaton, S.Pd.
Kepala Sekolah semenjak tahun 1998 (menjabat sebagai pjs.) sampai sekarang ini (11 tahun). Provisiat!
Damialus Buaton lahir di Pusuk pada tanggal 17 Maret 1966 dengan pendidikan diploma 3 tahun 1989 dari Universitas NOMENSEN, terakhir sarjana (S1) jurusan Bahasa Inggris dari perguruan tinggi RIAMA pada tahun 2006.
Ditulis dalam DATA GURU
Ruang kelas yang nyaman, bersih, dan asri. Meski pun terbuat dari papan tidak mengurangi rasa nyaman para siswa dalam proses belajar. Menurut para pakar kesehatan, justru bangunan dari papan lebih memenuhi standar kesehatan yang baik bila dibandingkan dengan bangunan dari gedung/beton.
Ukuran ruangan belajar 9 meter x 8 meter dan dapat memuat siswa maksimal 46 orang.
Ditulis dalam PROFIL